Astaga! Kuwu Diduga Otaki Pembasmian Kebon Kangkung milik warganya

  • Whatsapp

Jurnalcirebon.com – Seorang oknum Kuwu di Kecamatan Kaliwedi diduga otaki Pembasmian Kebon Kangkung milik Karyono, warga desanya sendiri. Akibat kebon kangkungnya dibrangus sepihak oleh Kaur Ekbang yang mengaku diperintah oleh Kuwu tersebut, Karyono kini kesulitan mencari pakan untuk ternak kambingnya.

Informasi yang dihimpun jurnalcirebon.com, akibat aksi semena-mena oknum Kuwu dan perangkat desa tersebut, Karyono merasa sangat dirugikan. Pasalnya kini dia tak dapat lagi memanen kangkung yang ia tanam di areal seluas hampir seperempat hektare tersebut.

“Kami jelas dirugikan atas aksi penyemproran sepihak yang dilakukan oleh oknum perangkat desa tersebut. Apalagi tidak ada peringatan sebelumnya,” ungkap Karyono kepada jurnalcirebon.com akhir pekan lalu.

Bukannya minta maaf saat kepergok sedang menyemprot kebon kangkungnya dengan cairan pembunuh tanaman, kata dia, oknum perangkat desa dengan jabatan Kaur Ekbang tersebut malah marah-marah seraya menantang. “Kenapa heh! Kalo kamu tidak terima (kebon kangkungnya dibasmi) ditunggu di balai desa,” kata Karyono menirukan ucapannya oknum perangkat desa yang saat itu membentaknya.

Tak terima dengan perlakuan kasar oknum perangkat desa yang belakangan mengaku diperintah oleh atasannya, dia pun menguasakan kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Nasional Jawa Barat.

Kasus ini pun kemudian dilaporkan ke aparat berwenang karena pihak pelaku menantang dan enggan memberikan ganti rugi atas pengrusakan kebon Kangkung tersebut.

“Kuwu maupun perangkat desa harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, memberikan pelayanan yang baik, tidak merugikan maupun diskriminasi kepada warganya. Ingat, tidak ada yang kebal hukum di negara ini meski Anda seorang perangkat desa atau Kuwu,” tegas Kuasa Hukum Karyono, Ibnu Saechu, SH yang mengaku telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. (AO)

  • Whatsapp

Pos terkait