“Skandal Kangkung” Bergulir di Kepolisian, Diduga Seret Oknum Kuwu Wargabinangun

  • Whatsapp

Jurnalcirebon.com – Kasus pembasmian kebon kangkung milik warga Wargabinangun Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon yang dilakukan oleh perangkat desa bergulir di Kepolisian.  Kasus tersebut diduga menyeret Oknum Kuwu.

Informasi yang berhasil dihimpun jurnalcirebin.com, Karyono, korban pemberangusan kebon kangkung oleh Kaur Ekbang, Senin (17/2/20) memenuhi panggilan Polsek Kaliwedi untuk dimintai keterangan sebagai Pelapor. Selama lebih dari dua jam korban dimintai keterangan oleh penyidik terkait aksi semena-mena yang dilakukan oknum perangkat desa yang diduga diperintah oleh oknum Kuwu.

Penasehat Hukum Pelapor, Ibnu Saechu menyayangkan aksi persekusi yang dilakukan oknum perangkat desa. Menurut dia, perangkat atau pamong desa harusnya mongmong (ngemong) masyarakat bukan malah merugikan atau diskriminasi terhadap warganya.

“Perangkat desa termasuk Kuwu harus mengayomi bukan mendzolimi warga, coba baca aturan mengenai tugas, hak termasuk larangan Perangkat/Kuwu,” tegas Ibnu Saechu kepada jurnalcirebon.com, Rabu (19/2/20).

Dia menambahkan, perangkat desa maupun Kuwu agar tidak semena-mena dan menegakkan aturan yang ada. “Kuwu atau perangkat harusnya melayani  bukan sewenang-wenang,” tandas Saechu seraya meminta pihak berwajib untuk menangani persoalan ini secara serius.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang oknum Kuwu di Kecamatan Kaliwedi diduga otaki Pembasmian Kebon Kangkung milik Karyono, warga desanya sendiri. Akibat kebon kangkungnya dibrangus sepihak oleh Kaur Ekbang yang mengaku diperintah oleh Kuwu tersebut, Karyono kini kesulitan mencari pakan untuk ternak kambingnya.(sanuri/JC)

Pos terkait